{"id":54,"date":"2022-08-11T05:47:00","date_gmt":"2022-08-11T05:47:00","guid":{"rendered":"http:\/\/wiraelectrical.com\/id\/2019\/09\/14\/konsep-dasar-rangkaian-listrik\/"},"modified":"2025-02-17T13:54:50","modified_gmt":"2025-02-17T13:54:50","slug":"konsep-dasar-rangkaian-listrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/konsep-dasar-rangkaian-listrik\/","title":{"rendered":"Konsep Dasar Rangkaian Listrik"},"content":{"rendered":"\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kita ingin tahu lebih banyak tentang listrik, ingin memperbaiki perangkat listrik, atau kalian berencana untuk menjadi tukang listrik? Kalian lebih tahu persis &#8220;apa itu rangkaian listrik&#8221;. Pada postingan kali ini kita tidak hanya akan mempelajari apa itu rangkaian listrik, tetapi segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Ada banyak hal yang kita butuhkan untuk memahami rangkaian listrik dengan sempurna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mula-mula kita akan mempelajari pengertian rangkaian listrik beserta simbol-simbol rangkaian elektronika dan listriknya. Jenis rangkaian listrik juga penting bagi kita untuk <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/analisis-rangkaian-listrik\/\">menganalisis rangkaian<\/a> dan menghindari risiko serta mendapatkan solusi yang lebih baik. Di sini kalian juga akan memahami komponen dasar dan umum dari rangkaian listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kalian membaca ini sekarang, kami yakin kalian ingin mencari tahu &#8216;apa sebenarnya listrik dan rangkaian listrik&#8217;. Mungkin itu rasa ingin tahu kalian sendiri, pekerjaan rumah, tugas, atau bahkan hanya mempelajarinya untuk ujian yang akan datang, kalian perlu tahu apa itu listrik dan rangkaian listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tahu, penjelasannya sendiri terlalu luas dan terlalu sempit pada saat bersamaan. kalian mungkin menemukan banyak perbedaan dalam teorinya tetapi pada saat yang sama, kalian mungkin tidak menemukan jawaban yang kalian cari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, listrik itu sendiri seperti &#8216;hal ajaib&#8217;. Kalian tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang tetapi dapat merasakan kehadirannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekarang kalian telah menemukan jawaban terbaik kalian di sini. Di sini kita akan mempelajari hal-hal dasar tentang: apa sebenarnya listrik itu, kapan ditemukan, siapa penemunya, apa itu rangkaian listrik dan cara kerjanya, dan terakhir kita akan mempelajari jenis rangkaian listrik dan contohnya.<\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2922006417402343\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-2922006417402343\"\n     data-ad-slot=\"1458053914\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa itu Listrik?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik disebut fenomena fisika yang berkaitan dengan keberadaan materi yang memiliki sifat muatan listrik. Berabad-abad yang lalu, listrik dianggap tidak berhubungan dengan magnet.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi setelah demonstrasi Maxwell, baik magnet dan listrik dianggap sebagai fenomena tunggal. Pengertian listrik adalah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik adalah salah satu bentuk energi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik adalah aliran muatan listrik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Listrik adalah aliran elektron.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mengetik &#8216;apa itu listrik&#8217;, penjelasan di atas adalah definisi sederhana dari listrik. Yang menjadi perhatian kita adalah muatan listrik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini dapat berupa positif atau negatif dan menghasilkan medan listrik. Pergerakannya disebut dengan <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/definisi-muatan-dan-arus-listrik\/\">arus listrik<\/a> dan mampu menghasilkan medan magnet.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Listrik Ditemukan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Thomas Edison, seorang penemu Amerika, melakukan penelitian yang luar biasa, bola lampu di laboratoriumnya pada tahun 1879. Pada akhir tahun 1880-an, stasiun listrik kecil dibangun menggunakan desain Edison di kota AS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nanti setelah penelitian ini, kita akan mengenal Alessandro Volta, Penemu rangkaian listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alessandro Volta membuat penemuan rangkaian listrik pertama pada tahun 1800. Dia membuat pernyataan bahwa menghubungkan mangkuk larutan garam dengan strip logam dapat menghasilkan aliran listrik yang stabil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menggunakan piringan tembaga, larutan garam yang direndam dalam karton dan seng. Tumpukan voltanya dikenal sebagai baterai awal. Dengan menghubungkan baterai dengan kawat tembaga tunggal dari atas ke bawah, arus listrik mengalir.<\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2922006417402343\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-2922006417402343\"\n     data-ad-slot=\"1458053914\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Siapa Penemu Listrik?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan listrik adalah salah satu fenomena alam, yang menemukannya perlu diapresiasi. Benjamin Franklin adalah orang pertama yang menemukan listrik dengan eksperimen sederhana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia adalah seorang peneliti yang bersemangat dan memiliki waktu emasnya pada masalah ilmiah pada waktu itu. Dia memiliki begitu banyak penemuan hebat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah energi listrik ditemukan oleh Benjamin Franklin, siapa selanjutnya? Orang berikutnya adalah Alessandro Giuseppe Antonio Volta atau disingkat Alessandro Volta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia adalah seorang fisikawan Italia dan penemu listrik dan tenaga. Penemuannya yang paling terkenal bagi kami adalah baterai listriknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tumpukan volta adalah inovasinya pada tahun 1779-1880. Dari penemuan ini, kita dapat menghasilkan listrik dengan menggunakan proses kimia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa itu Rangkaian Listrik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kita mendengar tentang sebuah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, hal pertama yang kita bayangkan adalah sebuah loop. Loop ini terhubung dari kepala ke ekor seperti <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sirkuit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">balap. Ini adalah ide dasar dari &#8220;definisi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;.<\/span><\/p>\n<p>Apa penjelasan rangkaian listrik sederhana?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Definisi rangkaian listrik adalah \u201c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d atau \u201cjalur\u201d untuk mengalirkan arus listrik. Tidak hanya lintasan, tetapi suatu rangkaian listrik terdiri dari suatu komponen yang mampu memberikan energi listrik pada rangkaian tersebut, suatu komponen yang mampu mengubah energi listrik menjadi bentuk energi yang berbeda. Untuk suplai energinya, kita bisa menggunakan baterai dan genset.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen atau perangkat yang mengubah energi ke bentuk energi lain dapat berupa motor listrik, lampu, pemanas, perangkat seperti komputer dan pengisi daya, atau banyak lagi. Jangan lupa bahwa kita memerlukan \u201cjalur\u201d atau \u201c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d yang berupa penghantar, kawat, dan saluran transmisi lainnya<\/span><\/p>\n<p>Arti rangkaian listrik adalah,<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian listrik adalah interkoneksi beberapa komponen listrik sehingga muatan listrik dapat mengalir sepanjang jalur tertutup atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tertutup.<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian ini dapat digunakan untuk berbagai aplikasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian listrik mengandung <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/elemen-aktif-pasif\/\">elemen listrik aktif dan pasif<\/a> seperti resistor, induktor, kapasitor, trafo, saklar, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat penting untuk mempelajari bagian-bagian rangkaian listrik, simbolnya, dan fungsinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mencoba mencari apa definisi rangkaian listrik, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akan menemukan banyak penjelasan. Tapi, sebenarnya mereka memiliki arti yang sama, hanya disajikan dengan kata yang berbeda. Jangan bingung dengan penjelasan dasar seperti itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjelaskan rangkaian listrik dengan kata-kata yang disederhanakan,<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">listrik adalah interkoneksi elemen listrik<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Singkatnya, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menyebut rangkaian listrik sebagai jalur atau saluran transmisi tempat arus listrik mengalir. Jika rangkaian digabung dari awal hingga akhir garis, kita menyebutnya &#8216;loop tertutup&#8217;.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian ini membuat arus listrik dapat mengalir. Jika tidak, kami menyebutnya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terbuka&#8217; di mana rangkaian tidak terhubung di kedua ujungnya dan arus listrik tidak dapat mengalir.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">masih tidak dapat mengikuti petunjuk kami, maka untuk membuatnya sangat mudah, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat memeriksa ilustrasi di bawah ini. Ini adalah implementasi rangkaian listrik sederhana dimana kami membuat senter. Rangkaian listrik sederhana ini merupakan komponen dasar dari suatu rangkaian listrik.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1609\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/apa-itu-rangkaian-listrik.jpg\" alt=\"apa itu rangkaian listrik\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/apa-itu-rangkaian-listrik.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/apa-itu-rangkaian-listrik-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/apa-itu-rangkaian-listrik-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/apa-itu-rangkaian-listrik-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam rangkaian di atas, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menemukan ketiga elemen utama yang membentuk rangkaian listrik.<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, baterai adalah elemen yang memasok <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua, lampu adalah elemen yang mengubah energi listrik menjadi bentuk energi lain, dalam hal ini penerangan dari bola lampu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga, kabel sambungan yang membuat rangkaian loop tertutup. Hal ini membuat arus listrik mengalir dari baterai ke beban (lampu) dan kembali ke kutub negatif baterai.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saklar hanyalah tambahan pada rangkaian untuk mengontrol saat lampu ON atau OFF.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika saklar terbuka maka tidak ada arus yang mengalir pada rangkaian dan lampu OFF karena rangkaian merupakan rangkaian terbuka. Ketika kita menutup saklar rangkaian menjadi rangkaian tertutup dan arus mengalir pada rangkaian kemudian menyalakan lampu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">telah memahami istilah definisi rangkaian listrik. Perlu diingat bahwa rangkaian terbuka dapat dianggap sebagai rangkaian listrik, tetapi tidak dapat mengalirkan arus listrik. Dan masuk akal bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">harus menggambar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dalam garis lurus sehingga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dapat menganalisis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa itu rangkaian listrik? Rangkaian listrik adalah hubungan tertutup beberapa komponen listrik yang memungkinkan arus listrik mengalir dalam rangkaian melalui komponen-komponen yang saling terhubung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komponen listrik yang paling dasar adalah:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/definisi-daya-listrik-dan-rumus-daya-listrik\/\">Sumber daya<\/a>: dapat berupa sumber tegangan atau sumber arus, elemen yang menyediakan daya ke rangkaian.<\/li>\n<li>Beban: elemen yang mengubah energi listrik menjadi bentuk energi lain (misalnya, bola lampu atau motor listrik).<\/li>\n<li>Jalur penghantar: menyediakan jalur bagi arus listrik untuk mengalir di antara dua titik.<\/li>\n<li>Sakelar: komponen tambahan untuk mengontrol kapan rangkaian akan ditutup (ON) atau dibuka (OFF)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu rangkaian dikatakan lengkap apabila terdapat loop tertutup dari ujung positif ke ujung negatif rangkaian. Jika rangkaian tidak lengkap, arus tidak akan mengalir.<\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2922006417402343\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-2922006417402343\"\n     data-ad-slot=\"1458053914\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Rangkaian Listrik Bekerja?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu rangkaian listrik dapat bekerja jika rangkaian tersebut merupakan loop tertutup, maka arus dapat mengalir melalui sistem. Satu hal yang perlu diingat, kita membutuhkan elektron untuk dapat bergerak di seluruh rangkaian, dari kutub positif ke kutub negatif suatu sumber listrik.<\/span><\/p>\n<p>Bagaimana kita menjawab jika diminta untuk mendefinisikan rangkaian listrik?<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian listrik adalah jalur atau jalur di mana arus listrik dapat mengalir. Penggunaan baterai atau sumber daya apa pun akan menghasilkan gaya untuk membuat elektron bergerak melalui ujung ke ujung jalan.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh interkoneksi yang paling sederhana adalah rangkaian senter. Rangkaian ini memiliki tiga elemen dasar: lampu, kabel penghubung (atau kabel konduktor), dan baterai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kita tidak belajar tentang teknik elektro, kita mungkin merasa tidak berguna.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang mari kita terapkan interkoneksi pada hal-hal ini. Menghubungkan mereka semua bersama-sama dengan keputusan yang tepat akan memberi kita senter.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol Sirkuit Listrik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sedang merancang, menganalisis, atau memperbaiki suatu rangkaian listrik, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">perlu mengetahui setiap komponen elektronik beserta simbol elektronik dalam rangkaian tersebut atau setiap simbol rangkaian listrik yang harus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gunakan. Ketika kita berurusan dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, kemungkinan besar kita akan berurusan dengan diagram <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaiannya<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diagram <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menunjukkan koneksi sekelompok komponen listrik di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">rangkaian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">itu. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">benar-benar akan membutuhkan ini untuk melakukan pekerjaan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kalian <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan sangat baik. Membayangkan rangkaian tanpa menggambar itu sangat sulit, terutama untuk rangkaian yang kompleks.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Simbol elektronik dapat dibagi menjadi:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kabel koneksi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Catu daya atau sumber daya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perangkat keluaran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saklar (listrik atau manual)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen dasar seperti resistor, kapasitor, dan induktor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dioda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Transistor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Audio<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meteran seperti voltmeter, ammeter, galvanometer, ohmmeter, power meter, dan osiloskop<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sensor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gerbang logika<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Integrated circuit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Operational amplifier<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita akan mempelajari setiap simbol di atas dalam penjelasan singkat untuk membuat hal ini cepat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2922006417402343\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-2922006417402343\"\n     data-ad-slot=\"1458053914\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol kabel koneksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Kami akan menemukan banyak persimpangan kabel di rangkaian. Pastikan untuk memahami apa saja jenis persimpangan di sini,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kabel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kami menggunakan ini untuk menghubungkan komponen ke komponen dan membuat rangkaian listrik. Ini adalah konduktor sebagai jalur untuk arus mengalir. Simbolnya sangat sederhana, hanya garis lurus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kawat terhubung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simbolnya adalah &#8216;titik&#8217; di &#8216;persimpangan jalan&#8217;. Kadang-kadang disebut <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/node-cabang-dan-loop-rangkaian-listrik\/\">simpul<\/a>, karena salah satu hukum Kirchhoff menggunakan istilah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kawat tidak terhubung<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangkaian kompleks seperti rangkaian yang memiliki sensor umpan balik, persilangan kawat ini tetapi tidak bergabung adalah hal yang biasa. Persimpangan ini tidak terhubung sama sekali. Kita dapat menggunakan simbol kurva ini untuk menunjukkan bahwa kabel ini tidak terhubung. Contoh di sebelah kiri juga sama karena kita tidak menggunakan \u201ctitik\u201d tapi kadang bisa salah baca.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah perbedaan simbol dari kawat yang disambung dan kawat yang tidak disambung.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1610\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-1.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 1\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-1.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-1-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-1-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-1-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol catu daya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Elemen ini memberi energi pada rangkaian dengan tegangan atau arus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simbolnya adalah dua garis, yang lebih besar menunjukkan polaritas positif sedangkan yang lebih kecil menunjukkan polaritas negatif. Elemen ini memberikan tegangan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baterai<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simbolnya adalah dua garis, yang lebih besar menunjukkan polaritas positif sedangkan yang lebih kecil menunjukkan polaritas negatif. Elemen ini memberikan <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/rumus-tegangan-listrik\/\">tegangan listrik<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sel surya atau sel fotovoltaik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Elemen ini mengubah energi matahari menjadi energi listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber DC<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyuplai energi listrik dalam bentuk arus searah. Baterai juga menggunakan simbol ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber AC<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyuplai energi listrik dalam bentuk arus bolak-balik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sekering<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah perlindungan rangkaian untuk mencegah meledak jika terjadi kesalahan. Komponen ini dapat memutus rangkaian jika arus terlalu tinggi dan melebihi kemampuan sekering.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Transformator<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua kumparan kawat dan dihubungkan oleh inti besi. Trafo dapat menaikkan atau menurunkan tegangan AC. Komponen ini menggunakan gaya elektromagnetik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ground<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembumian atau ground digunakan untuk mencegah zap pada rangkaian saat disentuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol sel, baterai, sel surya, suplai dc dan ac, sekring, trafo, dan ground.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1611\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 2\" width=\"1373\" height=\"2088\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2-197x300.jpg 197w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2-673x1024.jpg 673w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2-768x1168.jpg 768w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2-1010x1536.jpg 1010w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-2-1347x2048.jpg 1347w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol perangkat keluaran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Elemen ini mengubah energi listrik menjadi berbagai bentuk energi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Lampu (pencahayaan dan indikator)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah transduser untuk memancarkan cahaya sebagai penerangan atau hanya sebagai indikator sederhana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pemanas<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transduser untuk mengubah energi listrik menjadi panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Motor<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah transduser untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik dan kinetik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transduser untuk mengubah energi listrik menjadi keluaran suara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol lampu, pemanas, motor, dan bel.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1612\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-3.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 3\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-3.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-3-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-3-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-3-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol saklar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">This element is used to control the current flow in the circuit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Saklar NO (Normally Open)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tombol tekan yang dalam keadaan tertutup saat ditekan. Artinya, jika kita menekan tombol, arus akan mengalir. Apakah Anda ingat cara menghidupkan dan mematikan senter? Ini adalah simbolnya. Ini mungkin saklar listrik atau saklar analog.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Saklar NC (Normally Close)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tombol tekan yang dalam keadaan terbuka saat ditekan. Artinya jika kita menekan tombol, arus akan berhenti mengalir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Saklar Single Pole Single Throw (SPST)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arus akan mengalir ketika saklar dalam keadaan tertutup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Saklar Single Pole Double Throw (SPDT)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saklar dua kondisi yang dapat mengalihkan aliran arus tergantung pada rute.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Saklar Double Pole Double Throw (DPDT)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saklar ini dapat diterapkan sebagai saklar pembalik untuk motor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Relay<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saklar listrik yang terkenal memiliki begitu banyak <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/jenis-relay\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jenis relay<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol untuk saklar NO dan NC, SPST, SPDT, DPDT, dan relay.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1613\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-4.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 4\" width=\"1373\" height=\"1459\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-4.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-4-282x300.jpg 282w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-4-964x1024.jpg 964w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-4-768x816.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol resistor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Komponen ini digunakan untuk mengontrol arus pada rangkaian. Resistor memberikan resistansi dalam rangkaian, membatasi berapa banyak arus yang mengalir. Ada banyak <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/penjelasan-jenis-resistor-dan-fungsinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jenis resistor<\/a> di dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Resistor<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini mencegah aliran muatan ke tingkat tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Resistor variabel rheostat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini digunakan untuk mengontrol kecerahan lampu dan kecepatan motor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Resistor variabel potensiometer<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Variabel resistor ini memiliki 3 port dan salah satunya digunakan sebagai transduser yang mengubah posisi menjadi sinyal listrik. Dengan kata lain, ini digunakan untuk <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/apa-itu-sirkuit-analog\/\">Analog<\/a>-to-<a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/desain-sirkuit-digital\/\">Digital<\/a> Converter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Resistor variabel preset (trimmer)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Resistor variabel ini menggunakan obeng yang akan diatur untuk mengatur resistansinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol resistor, rheostat, potensiometer, dan trimmer.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1614\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-5.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 5\" width=\"1373\" height=\"889\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-5.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-5-300x194.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-5-1024x663.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-5-768x497.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol kapasitor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Komponen ini digunakan untuk memberikan kapasitansi pada rangkaian. Ada banyak <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/jenis-kapasitor-fungsi-dan-simbol\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">jenis kapasitor<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kapasitor nonpolar<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapasitor ini tidak memiliki polaritas dan mampu mengisi tegangan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kapasitor polar<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polaritas perlu dihubungkan dengan cara yang benar dan kapasitor ini memiliki kapasitansi yang lebih besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kapasitor variabel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah kapasitor variabel sebagai radio tuner misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kapasitor variabel trimmer<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita dapat mengatur kapasitansi untuk kapasitor dan membiarkannya bekerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol untuk kapasitor nonpolar, polar, variabel, dan trimmer.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1615\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-6.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 6\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-6.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-6-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-6-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-6-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol induktor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Induktor itu sendiri memiliki beberapa versi seperti,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Induktor inti udara<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Induktor yang tidak memiliki inti atau inti udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Induktor inti besi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Induktor dengan inti besi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Induktor inti ferit<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Induktor yang memiliki inti ferit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Induktor inti variabel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita dapat menyesuaikan induktansi untuk jenis ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol untuk inti udara, inti besi, inti ferit, dan induktor inti variabel.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1616\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-7.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 7\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-7.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-7-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-7-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-7-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol dioda<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Dioda adalah komponen untuk mencegah arus mengalir dengan arah yang berlawanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dioda<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hanya memungkinkan arus mengalir ke arah yang diinginkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>LED (Light Emitting Diode)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dioda yang mampu memancarkan cahaya ketika arus yang mengalir melewati dioda ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dioda zener<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis ini bekerja berlawanan dengan dioda normal dan dapat digunakan untuk mempertahankan tegangan tetap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fotodioda<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dioda dengan sensitivitas tinggi terhadap cahaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah ini adalah simbol untuk dioda, LED, dioda zener, dan fotodioda.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1617\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-8.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 8\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-8.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-8-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-8-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-8-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol transistor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalian pasti sudah tahu tentang yang satu ini, langsung saja kita simak penjelasan singkat mengenai komponen semikonduktor ini. Kalian dapat menggunakan ini sebagai amplifier atau saklar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NPN transistor<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transistor dengan pin NPN<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PNP transistor<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transistor dengan pin PNP<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fototransistor<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Transistor dengan sensitivitas tinggi terhadap cahaya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1618\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-9.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 9\" width=\"1373\" height=\"820\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-9.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-9-300x179.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-9-1024x612.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-9-768x459.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol audio<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Elemen ini mengubah energi listrik menjadi suara atau sebaliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Mikropon<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengubah suara menjadi sinyal listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Earphone<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perangkat untuk mendengarkan audio dalam bentuk sinyal listrik secara pribadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Loudspeaker<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengubah sinyal listrik menjadi output audio untuk ditransmisikan di udara terbuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Transduser piezo<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengubah gaya tekan menjadi energi listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Amplifier<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memperkuat sinyal listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Antena<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menerima atau mengirimkan sinyal.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1621\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-10.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 10\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-10.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-10-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-10-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-10-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol meteran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Meter adalah alat untuk <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/pengukuran-listrik\/\">mengukur parameter<\/a> apapun dalam rangkaian listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Voltmeter<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat untuk mengukur tegangan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ammeter<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat untuk mengukur kuat arus listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Galvanometer<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah alat sensitif menggunakan angker dan satu set magnet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ohmmeter<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat untuk mengukur hambatan, diukur dalam ohm. Ohm sendiri sangat penting bagi kita karena berkaitan dengan <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/hukum-ohm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">hukum Ohm<\/a> dan teori kelistrikan dasar. Simbol ohm meter adalah simbol dari Ohm itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Osiloskop<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah meteran digital yang mampu menampilkan bentuk gelombang sebagai sinyal listrik. Kita dapat menyetel periode, skala pengukuran, dan bahkan menyimpan gambar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1622\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-11.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 11\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-11.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-11-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-11-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-11-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol sensor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Elemen ini mampu menerima energi dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Light Dependent Resistor (LDR)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komponen yang mampu mengubah cahaya menjadi sinyal atau tegangan listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Termistor<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komponen yang mampu mengubah suhu menjadi sinyal atau tegangan listrik.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1623\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-12.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 12\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-12.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-12-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-12-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-12-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol gerbang logika<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Gerbang logika digunakan untuk merancang program urutan digital untuk elektronik.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1624\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-13.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 13\" width=\"1387\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-13.jpg 1387w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-13-300x176.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-13-1024x602.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-13-768x451.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1387px) 100vw, 1387px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Integrated Circuit (IC)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenis ini memiliki berbagai aplikasi dan sangat nyaman digunakan. Biasanya digambar dengan bentuk persegi panjang dan beberapa port.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1625\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-14.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 14\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-14.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-14-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-14-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-14-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Operational Amplifier<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini juga populer dengan Op Amp dan diilustrasikan dengan bentuk segitiga bersama dengan tiga port: dua sebagai input dan satu sebagai output.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1626\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-15.jpg\" alt=\"rangkaian listrik simbol 15\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-15.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-15-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-15-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-simbol-15-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Rangkaian Listrik<\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kita berbicara tentang jenis rangkaian listrik, kita akan menemukan dua jenis yang sangat mendasar. Yang pertama adalah rangkaian seri dan yang kedua adalah rangkaian paralel, atau kalian dapat mengubah susunannya, tidak akan terlalu penting. Perbedaan mendasar mereka adalah berapa banyak loop yang mereka miliki di rangkaian mereka. Kalian dapat memeriksa contoh di bawah ini, kalian akan lebih cepat memahaminya.<\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2922006417402343\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-2922006417402343\"\n     data-ad-slot=\"1458053914\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rangkaian seri<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian seri memiliki satu loop dari ujung ke ujung, dari sumber kembali ke sumber. Jika kita memotong kabel pada posisi apa pun atau melepaskan salah satu elemen kecuali sumbernya, titik itu adalah rangkaian terbuka dan arus akan berhenti mengalir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalian dapat melihat contohnya di bawah ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1628\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-seri.jpg\" alt=\"rangkaian listrik seri\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-seri.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-seri-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-seri-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-seri-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangkaian seri, arus dalam rangkaian akan sama untuk setiap elemen di sana. Ringkasan, arus yang melewati R1 dan R2 akan menjadi nilai yang sama. Jika kita melepas salah satu resistor maka rangkaian akan menjadi rangkaian terbuka dan arus akan berhenti mengalir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah hal penting tentang rangkaian seri. Contoh sederhana lain dari rangkaian seri adalah senter. Kita hanya perlu menghubungkan baterai, saklar, dan lampu dalam satu jalur. Setelah kalian membuka saklar maka lampu akan mati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rangkaian Paralel<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian paralel memiliki lebih dari satu loop untuk arus mengalir. Jika kita memotong kabel pada posisi apa pun atau melepaskan salah satu elemen kecuali sumbernya, titik itu adalah rangkaian terbuka tetapi arus masih dapat mengalir melalui loop lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalian dapat melihat contohnya di bawah ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1630\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-paralel.jpg\" alt=\"rangkaian listrik paralel\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-paralel.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-paralel-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-paralel-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-paralel-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangkaian paralel, arus dalam rangkaian akan menjadi jumlah dari semua arus di setiap loop. Arus di setiap loop tergantung pada beban di loop itu. Jika kita melepas R1 maka arus yang melalui R1 akan mulai mengalir melalui R2. Jika kita melepas R2 maka arus yang melalui R2 akan mulai mengalir melalui R1.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ringkasan, jika kita memotong satu loop maka arus akan mulai mengalir di loop lain selama ada loop yang masih merupakan rangkaian tertutup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Closed circuit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini adalah rangkaian di mana rangkaian terhubung ujung ke ujung dan muatan listrik dapat bergerak melalui sistem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian ini sama dengan rangkaian senter saat kalian menyalakan saklar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1632\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-closed-circuit.jpg\" alt=\"rangkaian listrik closed circuit\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-closed-circuit.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-closed-circuit-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-closed-circuit-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-closed-circuit-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Open circuit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalian akan menemukan sesuatu yang aneh di rangkaian ini di mana rangkaian tidak terhubung di tempat tertentu. Muatan listrik tidak dapat bergerak dalam rangkaian ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh rangkaian ini adalah saat kalian mematikan saklar senter.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1633\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-open-circuit.jpg\" alt=\"rangkaian listrik open circuit\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-open-circuit.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-open-circuit-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-open-circuit-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-open-circuit-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Short circuit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang dimaksud dengan short circuit dalam rangkaian listrik? Short circuit adalah rangkaian listrik yang terjadi ketika arus terlalu besar. Hal ini dapat terjadi jika tidak ada beban pada kawat konduktor yang terhubung ke sumber listrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini seperti menghubungkan kutub positif dan kutub negatif baterai dengan kawat tembaga.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1634\" src=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-short-circuit.jpg\" alt=\"rangkaian listrik short circuit\" width=\"1373\" height=\"815\" srcset=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-short-circuit.jpg 1373w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-short-circuit-300x178.jpg 300w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-short-circuit-1024x608.jpg 1024w, https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2021\/07\/rangkaian-listrik-short-circuit-768x456.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1373px) 100vw, 1373px\" \/><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rangkaian Listrik AC dan DC<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita akan menjumpai banyak rangkaian listrik dalam aplikasi kehidupan. Penerapan rangkaian listrik akan menghasilkan jenis rangkaian listrik yang berbeda. Untuk memulai, jenis rangkaian listrik akan berbeda sebagai:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/rangkaian-arus-searah-dasar\/\">Rangkaian DC<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/rangkaian-arus-bolak-balik-sederhana\/\">Rangkaian AC<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan antara keduanya adalah sumber rangkaian listrik yang sesuai. Jika sumber dc memberi energi pada rangkaian, itu akan menjadi rangkaian dc.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, rangkaian ac terjadi jika sumber ac memberi energi pada rangkaian. Pastikan untuk membaca keduanya sebelum berangkat untuk memajukan masalah.<\/span><\/p>\n<p>Selain yang dijelaskan di atas, rangkaian listrik juga digunakan untuk <a href=\"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/filter-elektronik\/\">filter elektronik<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2922006417402343\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-2922006417402343\"\n     data-ad-slot=\"1458053914\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa itu rangkaian listrik<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jaringan listrik adalah interkoneksi komponen-komponen listrik (misalnya, baterai, resistor, induktor, kapasitor, sakelar, transistor) atau model interkoneksi semacam itu, yang terdiri dari elemen-elemen listrik (misalnya, sumber tegangan, sumber arus, resistansi, induktansi, kapasitansi). Sirkuit listrik adalah jaringan yang terdiri dari loop tertutup, yang memberikan jalur balik untuk arus. Jadi, semua sirkuit adalah jaringan, tetapi tidak semua jaringan adalah sirkuit (meskipun jaringan tanpa loop tertutup sering kali secara tidak tepat disebut sebagai &#8220;sirkuit&#8221;).<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa itu listrik?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Listrik disebut fenomena fisika yang berkaitan dengan keberadaan materi yang memiliki sifat muatan listrik. Berabad-abad yang lalu, listrik dianggap tidak berhubungan dengan magnet.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa definisi pendek rangkaian listrik?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rangkaian listrik adalah interkoneksi beberapa komponen listrik sehingga muatan listrik dapat mengalir sepanjang jalur tertutup atau rangkaian tertutup.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Sebutkan 5 komponen rangkaian listrik?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komponen berikut yang paling umum digunakan adalah:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Resistor untuk memberikan resistansi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. Induktor untuk memberikan induktansi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">3. Kapasitor untuk memberikan kapasitansi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">4. Transistor<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">5. Dioda<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa itu listrik?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Listrik berarti beroperasi dengan listrik atau menghasilkan listrik.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa itu rangkaian listrik sederhana?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rangkaian listrik sederhana dapat dibuat dari baterai, resistor, dan lampu untuk membuat senter sederhana.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Bagaimana cara kerja rangkaian ?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Energi dari baterai ditransfer ke komponen rangkaian oleh arus listrik. Tidak ada dalam prosedur ini yang &#8220;menghabiskan&#8221; arus apa pun. Elektron bermuatan negatif, yang selalu ada di kabel rangkaian dan bagian lain, adalah jenis partikel bermuatan bergerak yang paling umum.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa saja jenis rangkaian listrik?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada lima jenis rangkaian listrik: hubung singkat, rangkaian terbuka, rangkaian seri, rangkaian paralel, dan rangkaian tertutup.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa saja komponen rangkaian listrik?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak peduli di mana itu atau seberapa besar atau kecilnya, setiap rangkaian listrik mengandung empat komponen mendasar: sumber energi (AC atau DC), konduktor (kawat), beban listrik (perangkat), dan setidaknya satu pengontrol (saklar). ). Bayangkan apa yang terjadi ketika lampu ruangan dinyalakan.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div data-schema-only=\"false\" class=\"wp-block-aioseo-faq\"><h3 class=\"aioseo-faq-block-question\">Apa definisi rangkaian dalam elektronika?<\/h3><div class=\"aioseo-faq-block-answer\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rangkaian dalam elektronika adalah jalur melingkar lengkap dimana listrik mengalir. Sumber arus, konduktor, dan beban membentuk rangkaian langsung. Dalam arti luas, kata &#8220;rangkaian&#8221; dapat merujuk ke jalur permanen apa pun yang dapat dilalui oleh listrik, data, atau sinyal.<\/p>\n<\/div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":712,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[47],"tags":[],"class_list":["post-54","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-rangkaian-listrik","resize-featured-image"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54"}],"version-history":[{"count":52,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2932,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions\/2932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wiraelectrical.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}